NUSANTARAONLINE.CO.ID-Katibung-Lampung Selatan-Soal Dugaan Kasus Proyek Siluman yang tak memasang Plang Papan Informasi di seputaran sungai Tarahan Kecamatan Katibung Lampung Selatan yang diduga dikerjakan asal asalan mendapat tanggapan serius dari Pemerhati Teknik Lingkungan Kabupaten Lampung Selatan.

“Selain proyek dikerjakan asal asalan proyek tersebut dikerjakan asal jadi.”Kata Eddy Syahputra Sitorus,ST.

Menurut Eddy semestinya proyek Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tersebut sebelum dibangun adanya pengawasan terlebih dahulu.Ini tidak sehingga menjadi sorotan publik atau masyarakat.

“Saya menduga Ini Dana Proyek Tanggap darurat Asal jadi,karena kenapa dirinya (Eddy Syahputra-Red) tidak pernah melihat adanya tenaga ahli yg dikumpulkan untuk membuat perencanaan,pada kegiatan tersebut.

Yang pertama proyek tersebut tidak memiliki Tenaga Ahli dibidang Tanah Planologi.Mulai dari kekerasan tanah atau minimal setidaknya mereka berkonsultasi ke Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung.(BBWS) Provinsi untuk mengambil tenaga ahlinya untuk menganalisa keadaan lingkungan sungai tersebut.

Pertanyaannya ? . “Apakah itu layak dibangun atau tidak,karena mereka yang mempunyai aturan yang jelas.

Pertanyaan Kedua ? Sambung Eddy harusnya mereka memiliki tenaga ahli dibidang Kontruksi.

semestinya dalam pelaksaan tersebut kata eddy mereka mempunyai tenaga ahli dibidang kegiatan tersebut.

Kan itu harusnya ada di konsultan dari mereka sebelum perencanaan.Terus kemudian meraka mesti memiliki tenaga ke indahan.

Ya, arsitek ini mencakup Planologi apakah wilayah sungai tersebut layak dibangun atau tidak dan itu harusnya menjadi pertimbangan mereka dari sebuah perecanaan itu baru akan dikerjakan.Bukan langssung dikerjakan asal jadi.”tegas Eddy Selaku Pengamat Teknik,Sabtu (`2/5/2026).

Pengamat melihat sampai hari ini Konsultan pengawas tidak ada ilmunya di bidang pendidikan teknik.Mereka berdasarkan Tamatan SMA atau SMK apakah pengawasan kegiatan pekerjaan akan maksimal Pertanyaannnya?”.

Masih Kata Eddy kemudian ada keluhan pernyataan warga dan tidak melibatkan warga dalam kegiatan tersebut yang sipatnya Padat Karya Tunai Desa (PKTD).Apalagi sekarang Dana Desa Agak sulit untuk di arahkan ke Infrastruktur.Okelah itu ya tidak melibatkan masyarakat karena dana desa sekarang sipatnya pembinaan.

“Namun Kata Eddy Proyek tembok Penahan Air Sungai dari Badan Penanggulanngan Bencana Daerah (BPBD) tersebut sudah salah dari awal tidak sesuai perencanaan.

“Okelah Plang tidak dipasang,Lalu bagai mana mereka mau Nge RAB mau merencanakan yang benar karena pekerjaannya sudah salah karena mereka tidak ada tenaga ahlinya,”imbuhnya.

Pengamat Teknik Kabupatan Lampung Selatan itu,Eddy Syahputra Sitorus, ST Mennyatakan ini bentuk Bobrok nya pengawasan Dinas PUPR Lampung Selatan sendiri.Serta Tanggap Darurat Bencana.

“Ini lebih cenderung pemerintah kabupaten Lampung Selatan tidak mempunyai konsep kerja bagaimana mau menaungi semua dinas.” ujar Eddy.

Sampai Berita Ini terus disusun belum ada keterangan secara resmi dari CV.Surya Gemilang.(Hen).