NUSANTARAONLINE.CO.ID – Suasana kerja yang teduh, harmonis, dan penuh energi positif menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun aparatur yang solid dan berkualitas.
Untuk mewujudkannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) membiasakan kegiatan keagamaan di lingkungan kerja, dimulai dari langkah sederhana melalui pengajian rutin di setiap perangkat daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Egi saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Pengajian Rutin ASN di Selasar Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (5/11/2026).
Dalam arahannya, Bupati Egi menceritakan perubahan suasana yang dirasakannya sejak pengajian rutin dilaksanakan di rumah dinas.
Menurutnya, kegiatan tersebut turut menghadirkan lingkungan yang lebih teduh, tenteram, dan nyaman. Suasana seperti itu dinilai penting karena dapat menjadi ruang tumbuhnya energi serta perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya merasakan ada perubahan suasana sejak pengajian rutin dilaksanakan di rumah dinas. Suasananya menjadi lebih teduh, tenteram, nyaman, dan damai. Ketika kita berada dalam lingkungan yang damai, hal-hal positif juga akan lebih mudah tumbuh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada hubungan antarsesama yang harmonis serta lingkungan sosial yang kondusif.
Bupati Egi berharap Lampung Selatan terus berkembang menjadi daerah yang maju, dengan perekonomian yang tumbuh dan masyarakat yang semakin makmur serta sejahtera.
Untuk mencapai harapan tersebut, diperlukan keselarasan semangat, komitmen, dan energi positif dari seluruh unsur pemerintahan.
“Saya ingin Lampung Selatan memiliki masa depan yang baik, dengan ekonomi yang terus tumbuh dan masyarakat semakin makmur serta sejahtera. Karena itu, kita perlu membangun suasana yang damai dan positif. Kemakmuran dan kesejahteraan sulit tumbuh apabila lingkungan kita sendiri tidak kondusif,” tegasnya.
Atas dasar itu, Bupati Egi mengajak seluruh perangkat daerah membiasakan pengajian dan kegiatan keagamaan di lingkungan kerja masing-masing.
Pelaksanaannya tidak harus mewah ataupun membebani anggaran. Baginya, konsistensi dan suasana yang nyaman serta khusyuk jauh lebih penting daripada kemasan kegiatan.
“Saya ingin kegiatan seperti ini bisa diduplikasi di perangkat daerah. Tidak perlu bermewah-mewah, cukup sederhana saja. Yang saya cari bukan kemewahannya, tetapi bagaimana kita menciptakan kedamaian di lingkungan kerja agar hal-hal baik dapat tumbuh dan memberikan dampak positif terhadap pekerjaan kita,” katanya.
Selain membangun suasana kerja yang harmonis, Bupati Egi juga mengingatkan pentingnya introspeksi dan evaluasi diri bagi setiap ASN.
Ia mengajak seluruh pegawai untuk lebih banyak mengenali kekurangan diri sendiri daripada sibuk membandingkan pencapaian dengan orang lain.
Menurutnya, kesediaan untuk melihat ke dalam diri dan menjadikan evaluasi sebagai bahan perbaikan merupakan bagian dari proses pertumbuhan, baik sebagai pribadi maupun sebagai aparatur pemerintahan.
“Sering-seringlah melihat ke dalam diri kita sendiri. Jangan selalu membandingkan dengan orang lain. Jadikan evaluasi sebagai guru terbaik untuk memperbaiki diri. Dengan begitu, kita bisa terus bertumbuh menjadi pribadi dan aparatur yang lebih baik,” pesannya.
Pada akhirnya, keharmonisan lingkungan kerja tidak hanya tercermin dari hubungan baik antarsesama pegawai, tetapi juga dari komitmen bersama dalam menjalankan tanggung jawab. Melalui pembiasaan kegiatan keagamaan dan budaya introspeksi diri, ASN Pemkab Lampung Selatan diharapkan semakin solid, menjaga kualitas kerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Red).

